Gubernur : Bankaltim Bisa Menjadi Agen Pembangunan

img
SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak  mengatakan, Bankaltim bisa menjadi agen pembangunan di Kaltim dan Kaltara, serta dapat mensejahterakan seluruh lapisan masyarakat bukan hanya di perkotaan tetapi juga di pedesan, pedalaman dan perbatasan.
"Bankaltim melalui berbagai programnya dapat mensejahterakan seluruh lapisan masyarakat Kaltim,  bukan hanya diperkotaan tetapi juga masyarakat yang ada di pedesaan, pedalaman dan perbatasan," kata Awang Faroek Ishak  pada acara penarikan undian tabungan Prima dan undian Poin Berkah serta Launching Asian Payment Network (APN) Bankaltim, di Big Mall Samarinda, Sabtu (1/4).
 Dikatakan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kaltim beberapa tahun terakhir masih rendah dan fluktuatif, pada tahun 2014 tumbuh 1,40 persen, tetapu tahun 2015 menjadi minus 1,21 persen, dan pada tahun 2016 naik tetapi masih rendah minus 0,38 persen.
"Namun demikian kita kedepannya harus optimis dan terus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui berbagai terobosan , dengan harapan hal ini juga dapat dukungan oleh kalangan perbankan, khususnya Bankaltim," kata Awang Faroek
Dengan berkembangnya perekonomian Kaltim dan Kaltara, lanjut Awang Faroek, maka menyebabkan semakin tingginya mobilitas  transaksi uang, disinilah diperlukan suatu lembaga perbankan yang mampu mengelola dan memanfaatkan potensi yang ada.
"Dengan adanya produk tabungan dari Bankaltim, menjadikan semua transaksi usaha dan bisnis di daerah ini dapat dilakukan lebih murah dan mudah," ujarnya.
Nasabah tabungan Bankaltim ini tidak saja untuk masyarakat perkotaan melainkan untuk seluruh masyarakat pelosok Kaltim dan Kaltara, ini bukti dengan meningkatknya penabung dalam beberapa tahun ini, peningkatan ini dapat menjadi indikator tingkat kesejahteraan rakyat.
"Melalui penarikan undian tabungan Prima dan undian Poin Berkah serta Launching APN Bankaltim, bukan  hanya sekedar seremonial dan pengundian semata, melainkan kegiatan ini akan lebih menjalin hubungan antara Bankaltim dan para nasabahnya," pesan Awang Faroek.    
Seemnetara Direktur Bankaltim Zainuddin Fanani menagakatan selama kurun waktu tujuh tahun Bankaltim mndapatkan respon dari berbagai masyarakat, hal itu terbukti perkembangan jumlah saldo dan nasabah terus menerus meningkat, sejak pengundian pertama kali  jumlah penabung Prima sebanyak 5.357 orang dengan saldo kurang lebih Rp306 miliar.
"Akhir tahun 2016 lalu meningkat  dengan jumlah penabung menjadi 36.303 orang dan nominal saldo kurang lebih Rp1,448 triliun," kata Zainuddin  
Sementara untuk tabungan Berkah yang dikelola oleh Unit Usaha Syariah BPD  Kaltim yang di launching tahun 2008 lalu dengan jumlah 384 nasabah. Dan akhir 2016 jumlah penabung menngkat menjadi 40.731 orang dnegan saldo Rp 281 miliar.
"Dengan semakin meningkatnya jumlah  tabungan Prima dan Tabungan Berkah ini tentunya akan bisa meningkatkan kinerja serta kontribusi Bankaltim dalam mendukung dan menyukseskan program pembangunan pemerintah daerah," ujar Zainudin Fanani. m4r-poskotakaltimnews.com